, MANUSELANEWS.COM

Tuhepaly Puji Hilirisasi Kelapa Elpaputi, Dinilai Dongkrak Ekonomi Petani

DAERAH

5/2/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Langkah Bupati Maluku Tengah mendorong program hilirisasi pertanian di kawasan Teluk Elpaputi mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Ketua Yayasan Salawano Maluku, Darul Kutni Tuhepaly, menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Menurutnya, program hilirisasi bukan sekadar agenda pembangunan, tetapi arah baru dalam strategi transformasi ekonomi daerah.

“Selama ini kelapa lebih banyak dijual dalam bentuk mentah, sehingga nilai tambahnya minim bagi petani. Hilirisasi menjadi solusi untuk mengubah pola itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Teluk Elpaputi memiliki potensi kelapa yang besar, namun belum dimaksimalkan melalui sistem pengolahan yang terintegrasi. Karena itu, pengembangan sektor ini harus dibarengi dengan pembangunan rantai pasok yang kuat dan berkelanjutan.

Darul menyebut target produksi 300 butir kelapa per hari sebagai indikator keseriusan program tersebut.

“Target ini realistis jika didukung sistem pengolahan yang baik dan manajemen yang tepat,” katanya.

Lebih lanjut, hilirisasi dinilai membuka peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan petani. Dengan adanya industri pengolahan di tingkat lokal, petani tidak lagi hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi turut menikmati nilai tambah dari hasil produksi.

Yayasan Salawano Maluku, kata Darul, siap mendukung program tersebut melalui pendampingan petani, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan kelembagaan ekonomi lokal.

Namun demikian, ia mengingatkan sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan, seperti keterbatasan infrastruktur, akses teknologi, dan dukungan pembiayaan.

“Tanpa dukungan itu, hilirisasi berpotensi hanya menjadi konsep tanpa implementasi optimal,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut.

“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, swasta, dan lembaga pendidikan menjadi kunci agar hilirisasi ini berkelanjutan dan berdampak luas,” ujarnya.

Darul berharap, program hilirisasi kelapa di Teluk Elpaputi dapat menjadi tonggak awal transformasi ekonomi Maluku Tengah menuju kemandirian daerah yang lebih kuat, inklusif, dan berdaya saing tinggi.