, MANUSELANEWS.COM

Sekolah Rakyat Hadir di Holo, Buka Harapan Baru bagi Anak-Anak Maluku Tengah

DAERAHPENDIDIKAN

8/28/20263 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Maluku Tengah kini semakin terbuka. Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Kabupaten Maluku Tengah resmi menempati lokasi baru di Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Kehadiran sekolah tersebut tidak sekadar menghadirkan ruang belajar, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar negara untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan yang sama dalam meraih pendidikan dan masa depan.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Maluku Tengah, Raddy Jamair, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan sekolah tersebut pertama kali dirintis pada 6 Oktober 2025 dengan jumlah awal 75 siswa jenjang SMP.

Seiring perkembangannya, pada 15 Agustus 2026 sekolah tersebut berpindah ke Kelurahan Holo dan menggunakan nomenklatur baru sebagai Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Maluku Tengah.

“Sekolah ini bukan hanya tempat anak-anak belajar, tetapi bagaimana kita membangun harapan mereka. Kita ingin anak-anak yang datang dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk bermimpi dan mewujudkan cita-citanya,” kata Raddy.

Saat ini, SRT 1 Kabupaten Maluku Tengah menampung 90 siswa jenjang SD, 164 siswa SMP, dan 90 siswa SMA. Selain itu, terdapat 60 siswa SMA asal Kota Ambon yang dititipkan untuk mengikuti proses pembelajaran di sekolah tersebut karena pembangunan sekolah asal mereka masih dalam tahap penyelesaian.

Menurut Raddy, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam keberlangsungan Sekolah Rakyat. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu, termasuk Pangdam XV/Pattimura yang berkesempatan mengunjungi sekolah tersebut.

“Kami berharap anak-anak dapat belajar dengan sungguh-sungguh, memiliki semangat yang kuat dan tidak takut untuk bermimpi besar. Karena pendidikan adalah jalan yang dapat membawa mereka menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Pihak sekolah juga tengah mempersiapkan sejumlah program pengembangan bagi siswa, salah satunya rencana peluncuran program bola pompong bersama PT MSI.

Sementara itu, Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto memberikan apresiasi terhadap keberadaan Sekolah Rakyat di Maluku Tengah.

Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak semata-mata dapat dilihat dari pembangunan fisik yang dilakukan hari ini, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan tersebut mampu mempersiapkan generasi untuk menghadapi masa depan.

“Keberhasilan seorang pemimpin bukan hanya apa yang dibangun hari ini, tetapi bagaimana kita menyiapkan generasi yang akan melanjutkan kehidupan bangsa ini di masa depan,” ujar Dody.

Ia menilai pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia agar mampu menjadi bangsa yang maju.

Karena itu, Pangdam mengingatkan para orang tua agar memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak-anak mereka.

“Sebagian besar anak-anak di sini berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Karena itu, kesempatan yang diberikan melalui Sekolah Rakyat ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia mengajak seluruh pihak memberikan dukungan terhadap keberadaan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya bersama menyiapkan generasi emas Indonesia.

Apresiasi serupa disampaikan Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir. Ia memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, berkoordinasi dan bergotong royong sehingga pembangunan Sekolah Rakyat dapat diselesaikan dan mulai dimanfaatkan.

Bupati menegaskan, keberadaan sekolah tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar pembangunan sebuah fasilitas pendidikan.

“Sekolah ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara sekaligus harapan baru bagi anak-anak Maluku Tengah untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” tegas Zulkarnain.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi investasi jangka panjang. Karena itu, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi mereka.

Kepada para siswa, Bupati berpesan agar kesempatan yang telah diberikan tidak disia-siakan.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati guru, jaga persaudaraan dan terus kejar cita-cita. Masa depan Maluku Tengah ada di tangan generasi muda hari ini,” pesannya.

Dengan hadirnya SRT 1 Kabupaten Maluku Tengah di Kelurahan Holo, pemerintah berharap pendidikan tidak lagi menjadi sesuatu yang sulit dijangkau karena keterbatasan ekonomi. Sekolah tersebut diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk memperoleh pengetahuan, membangun karakter, mengembangkan potensi, sekaligus menyiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi Maluku Tengah dan Indonesia.