
MANUSELANEWS.COM
Sahubawa: HUT ke-69 Kota Masohi, Banda Heritage Festival dan Hari Santri Jadi Momentum Memperkuat Identitas Daerah
DAERAH
10/17/20262 min baca


MASOHI, MANUSELANEWS. COM. – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kota Masohi, Banda Heritage Festival 2026, dan Hari Santri Nasional 2026 sebagai momentum memperkuat identitas daerah, melestarikan warisan budaya, serta meneguhkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan dalam kehidupan masyarakat. Sabtu (17/10/2026)
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Maluku Tengah melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah, Dr. Rakib Sahubawa, S.Pi., M.Si., dalam sambutannya pada kegiatan yang mengawali rangkaian peringatan ketiga agenda tersebut.
Rakib mengatakan, Kota Masohi merupakan kebanggaan masyarakat sekaligus pusat pemerintahan dan salah satu simpul penting pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, serta aktivitas sosial di Kabupaten Maluku Tengah.
Memasuki usia ke-69 tahun, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembangunan, memperkuat pelayanan publik, menjaga kebersihan dan keindahan kota, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya membangun rasa memiliki dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Kota Masohi yang semakin maju, tertata, nyaman, dan membanggakan.
Terkait Banda Heritage Festival 2026, Rakib menjelaskan bahwa Banda memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang penting, tidak hanya bagi Maluku Tengah, tetapi juga bagi Indonesia dan dunia.
Sejarah Banda merupakan bagian dari perjalanan perdagangan rempah-rempah, perjumpaan bangsa-bangsa, serta perkembangan tradisi yang membentuk identitas masyarakat hingga saat ini.
Menurutnya, Banda Heritage Festival harus dimaknai sebagai upaya strategis untuk menjaga dan memperkenalkan warisan sejarah serta budaya kepada generasi muda dan masyarakat luas.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana promosi pariwisata, pengembangan ekonomi kreatif, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rakib berharap Banda Heritage Festival tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk merawat sejarah, melestarikan budaya, dan mengoptimalkan potensi pariwisata Kabupaten Maluku Tengah.
Sementara itu, dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, ia menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat persatuan, membangun karakter generasi muda, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara.
Ia mengajak para santri, pengelola pondok pesantren, ulama, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.
Melalui rangkaian ketiga agenda tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah berharap tumbuh semangat kebersamaan dalam membangun daerah, menjaga warisan budaya, memperkuat kehidupan beragama yang harmonis, dan mendorong kemajuan Maluku Tengah menuju masa depan yang lebih baik.
