MANUSELANEWS.COM

Polres Maluku Tengah Gelar Program Deradikalisasi, Bentengi Remaja

11/4/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tengah melalui program deradikalisasi menyasar kawula muda dan remaja di Negeri Haya pada Minggu (01/11/2026). Langkah preventif ini digencarkan guna memberikan pemahaman mendalam sekaligus membentengi generasi muda dari ancaman infiltrasi ideologi radikal dan ekstremisme yang kian masif menyasar ruang-ruang digital.

Pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial saat ini kerap dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk menyebarkan propaganda serta doktrin negatif yang menyasar remaja—kelompok usia yang masih dalam tahap pencarian identitas.

Kasi humas Polres Maluku Tengah menyampaikan bahwa pencegahan dini di tingkat akar rumput, khususnya di negeri-negeri adat seperti Negeri Haya, sangat krusial untuk menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial.

Pelaksanaan program deradikalisasi oleh Polres Maluku Tengah ini difokuskan pada beberapa langkah strategis, di antaranya:

* Edukasi dan Literasi Digital: Memberikan pemahaman kepada remaja agar bijak bermedia sosial, mampu memilah informasi yang benar, serta waspada terhadap modus rekrutmen jaringan radikal di dunia maya.

* Penanaman Wawasan Kebangsaan: Memperkuat kecintaan terhadap tanah air, pemahaman nilai-nilai Pancasila, serta menjunjung tinggi kearifan lokal adat Negeri Haya.

* Sinergi Tiga Pilar dan Tokoh Masyarakat: Melibatkan aparat kepolisian, pemerintah negeri, pihak sekolah, serta orang tua dalam mengawasi pergaulan serta dinamika psikososial para remaja.

Ruang Kreatif bagi Pemuda: Mendorong kegiatan positif di bidang olahraga, seni, dan kepemudaan untuk menyalurkan energi remaja ke arah yang konstruktif.

Melalui pendekatan humanis dan edukatif yang digagas Polres Maluku Tengah ini, diharapkan para remaja Negeri Haya tumbuh menjadi generasi yang tangguh, toleran, serta siap menjaga kedamaian di lingkungan masyarakat