, MANUSELANEWS.COM

Polisi Gagalkan Peredaran 620 Liter Sopi di Banda Neira, Langsung Dimusnahkan di Pelabuhan

DAERAH

5/11/20262 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Upaya pemberantasan minuman keras ilegal di Kecamatan Banda Neira kembali digencarkan. Sebanyak 620 liter minuman keras tradisional jenis sopi berhasil diamankan dalam razia gabungan yang dipimpin Muslim N. Renuf bersama jajaran Forkopimcam Banda Neira, Senin (11/5/2026).

Ratusan liter sopi tersebut ditemukan di atas KM Sabuk Nusantara 106 yang tiba dari Pelabuhan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Barang bukti diketahui disembunyikan dalam 124 kantong plastik yang dikemas dalam karung dan diletakkan di bawah tempat tidur penumpang kapal.

Razia berlangsung di Pelabuhan Banda Neira, RT 03 Negeri Administratif Nusantara, Kecamatan Banda Neira, dengan melibatkan personel Polsek Banda, Koramil 1502-01/Banda, Pos TNI AL Wilayah Banda, serta unsur pemerintah kecamatan dan tokoh agama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Pemerintahan Kecamatan Banda Neira, Dra. Handayani Hassanusi, Kacabjari Ambon di Banda Neira Henry Siahaan, Sekretaris Kecamatan Banda Neira Taip Selano, Wakapolsek Banda IPDA Sapar Riman, perwakilan KSOP Banda Neira, Kepala KUA, Ketua MUI Banda Neira, serta unsur Forkopimcam lainnya.

Usai diamankan, seluruh barang bukti langsung dimusnahkan di kawasan Pelabuhan Banda Neira dengan cara dituangkan ke laut sebagai bentuk komitmen aparat dalam memberantas peredaran minuman keras di wilayah tersebut.

Kepala Pemerintahan Kecamatan Banda Neira, Handayani Hassanusi, mengapresiasi langkah aparat keamanan yang dinilai berhasil mencegah peredaran miras sebelum masuk ke tengah masyarakat.

“Saya mewakili masyarakat Banda Neira menyampaikan terima kasih kepada Polsek Banda, Koramil 1502-01/Banda, dan Pos TNI AL yang telah berkolaborasi dalam razia ini sehingga ratusan liter sopi berhasil diamankan sebelum beredar,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat mendukung aparat keamanan dalam memberantas penyebaran minuman keras demi menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Banda Neira.

Sementara itu, Kapolsek Banda, Muslim N. Renuf, mengatakan razia dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat akibat peredaran minuman keras.

“Razia ini bertujuan mencegah peredaran miras di Banda Neira. Berkat kerja sama semua pihak, kami berhasil mengamankan 124 plastik atau sekitar 620 liter sopi yang siap diedarkan,” katanya.

Ia menegaskan, pihak kepolisian bersama TNI dan pemerintah kecamatan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap kapal-kapal yang masuk ke Banda Neira guna menekan peredaran miras ilegal.

“Kami berharap dukungan pemerintah, tokoh agama, dan seluruh masyarakat agar kegiatan seperti ini terus dilakukan demi menyelamatkan generasi muda dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tandasnya.

Kegiatan razia dan pemusnahan miras berakhir sekitar pukul 10.40 WIT dan berlangsung dalam situasi aman serta lancar. (MN-01).