
, MANUSELANEWS.COM
Pempus Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Pembangunan Jalan di Malteng
DAERAH
7/18/20261 min baca


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. –Melalui perjuangan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah yang dipimpin Bupati Zulkarnain Awat Amir, pemerintah pusat mengalokasikan pembangunan jalan senilai Rp225,22 miliar melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tahun 2026.
Kepala Dinas PUPR Maluku Tengah, Hasan Firdausi, Jumat (17/7/2026), mengatakan dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan BPJN Maluku menjadi bukti kuatnya sinergi pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal.
Sebanyak empat ruas jalan dengan nilai Rp54,96 miliar telah dan sedang dikerjakan, sementara paket lanjutan senilai Rp170,26 miliar akan segera berkontrak pada 2026. Proyek tersebut mencakup sejumlah wilayah strategis, mulai dari Seram, Sawai, hingga 13 ruas jalan di Banda Neira.
Menurut Hasan, seluruh pembangunan ini diarahkan untuk memperkuat akses menuju kawasan pertanian, perikanan, sentra logistik, pelabuhan, serta mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Banda Neira.
“Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan BPJN Maluku menjadi kunci dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan infrastruktur masyarakat serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.Melalui perjuangan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah yang dipimpin Bupati Zulkarnain Awat Amir, pemerintah pusat mengalokasikan pembangunan jalan senilai Rp225,22 miliar melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tahun 2026.
Kepala Dinas PUPR Maluku Tengah, Hasan Firdausi, Jumat (17/7/2026), mengatakan dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan BPJN Maluku menjadi bukti kuatnya sinergi pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal.
Sebanyak empat ruas jalan dengan nilai Rp54,96 miliar telah dan sedang dikerjakan, sementara paket lanjutan senilai Rp170,26 miliar akan segera berkontrak pada 2026. Proyek tersebut mencakup sejumlah wilayah strategis, mulai dari Seram, Sawai, hingga 13 ruas jalan di Banda Neira.
Menurut Hasan, seluruh pembangunan ini diarahkan untuk memperkuat akses menuju kawasan pertanian, perikanan, sentra logistik, pelabuhan, serta mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Banda Neira.
“Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan BPJN Maluku menjadi kunci dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan infrastruktur masyarakat serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya. (MN-01).
