, MANUSELANEWS.COM

Pemkab Malteng Tegaskan Komitmen Pembangunan Inklusif Lewat Pelatihan GEDSI

DAERAH

5/7/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menegaskan komitmennya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan melalui pelatihan Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) yang digelar di Hotel Lelemuku, Masohi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Setda Maluku Tengah, Zahlul Ihsan, yang hadir mewakili Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

Dalam sambutannya, Zahlul menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus memperhatikan kualitas manusia serta keterlibatan seluruh kelompok masyarakat tanpa terkecuali.

“Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah berkomitmen penuh mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan. Pengelolaan lingkungan hidup dan sampah tidak hanya harus efektif, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan semua kelompok masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan GEDSI menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran bersama terkait perlindungan lingkungan hidup, pengelolaan sampah, serta pelestarian biodiversitas di Kabupaten Maluku Tengah.

Ia menjelaskan, kelompok perempuan, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya sering menjadi pihak yang paling terdampak akibat kerusakan lingkungan. Namun, kelompok-kelompok tersebut masih minim dilibatkan dalam proses pengambilan kebijakan dan pembangunan.

Karena itu, pendekatan GEDSI dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan daerah mampu menjawab kebutuhan seluruh lapisan masyarakat secara adil dan setara.

“Kita harus memastikan setiap kebijakan pembangunan lingkungan di daerah ini sudah berkacamata GEDSI. Melindungi bumi adalah tanggung jawab bersama dan keberhasilannya hanya dapat tercapai jika semua orang dilibatkan tanpa terkecuali,” tegas Zahlul.

Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan pelatihan tersebut sebagai ruang diskusi dan kolaborasi untuk mencari solusi nyata terhadap berbagai tantangan pengelolaan lingkungan di Maluku Tengah.

Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menjaga keberlanjutan lingkungan dan memperkuat keadilan sosial.

Pelatihan GEDSI ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif bahwa isu lingkungan hidup dan inklusi sosial merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Maluku Tengah. (MN-01).