, MANUSELANEWS.COM

Pemkab Malteng Gandeng Kementan dan TNI Cetak 91 Hektar Sawah Baru di Seram Utara Timur Kobi

DAERAH

5/14/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Kontrak Konstruksi Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Program strategis tersebut mencakup pengembangan lahan sawah seluas 91 hektar yang berlokasi di Negeri Sariputih dan Negeri Leawai, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi. Pelaksanaannya akan melibatkan TNI sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat.

Penandatanganan berlangsung pada Rabu (13/5/2026) di Hotel The Margo, Kota Depok, Jawa Barat. Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, bersama Dandim 1502/Masohi Letkol Inf. Adi Eka Jaya Saputra.

Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, mengatakan program cetak sawah tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas pangan daerah di tengah tantangan kebutuhan pangan yang terus meningkat.

“Pemerintah daerah sangat mendukung program ini karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya para petani. Cetak sawah bukan hanya soal membuka lahan baru, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Zulkarnain.

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam program tersebut menunjukkan adanya kolaborasi nyata antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan aparat negara dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di Maluku Tengah.

“Kami berharap program ini dapat berjalan tepat waktu dan memberi manfaat besar bagi masyarakat di Sariputih dan Leawai. Dengan bertambahnya lahan produktif, maka peluang peningkatan pendapatan petani juga semakin besar,” katanya.

Ia menambahkan, sektor pertanian tetap menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah karena memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Maluku Tengah memiliki potensi pertanian yang besar. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong berbagai program yang mampu meningkatkan produksi pangan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi masyarakat desa,” tambahnya.

Sementara itu, kerja sama dengan TNI dalam pelaksanaan konstruksi cetak sawah dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan pekerjaan berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran.

Program cetak sawah Tahun Anggaran 2026 ini diharapkan menjadi bagian dari upaya nasional dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di daerah.