, MANUSELANEWS.COM

Pedagang Ikan Pasar Binaya Jadikan Maulid Momentum Perkuat Persaudaraan

DAERAH

9/11/20262 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Aktivitas jual beli di Pasar Ikan Binaya, Kota Masohi, tak hanya menjadi ruang mencari nafkah. Di tengah kesibukan berdagang, para pedagang juga membangun ruang kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi.

Momentum tersebut diwujudkan Komunitas Pedagang Ikan Pasar Binaya melalui Majelis Barzanji yang digelar di Pasar Ikan Binaya, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti para pedagang yang tergabung dalam komunitas tersebut. Peringatan menghadirkan Ustaz Al-Idrus Tuhuteru sebagai penceramah dengan mengangkat tema “Membangun Mentalitas Pedagang Tangguh dan Berakhlak Mulia.”

Ketua Panitia Maulid, Henderjeta Pasalbessy, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum perdana bagi para pedagang ikan Pasar Binaya untuk menggelar peringatan Maulid Nabi secara bersama-sama.

Menurutnya, Maulid tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun karakter dan memperkuat hubungan antarpedagang.

“Kami ingin Maulid ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan membangun semangat kebersamaan di antara para pedagang,” kata Pasalbessy.

Ia mengatakan, tema tentang pedagang tangguh dan berakhlak mulia memiliki pesan penting bagi para pedagang yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat.

Dalam menjalankan aktivitas perdagangan, kata dia, ketangguhan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghadapi kondisi ekonomi, tetapi juga bagaimana pedagang menjaga kejujuran, sopan santun, kepercayaan dan hubungan baik dengan sesama.

“Pedagang tangguh bukan hanya mampu bertahan dalam menjalankan usaha, tetapi juga harus memiliki akhlak, kejujuran dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Pasalbessy menambahkan, kebersamaan yang mulai dibangun para pedagang tidak akan berhenti pada peringatan Maulid. Komunitas tersebut berkomitmen menjaga kekompakan melalui berbagai kegiatan bersama, termasuk kegiatan sosial dan momentum perayaan Hari Kemerdekaan.

Menurutnya, kekompakan menjadi modal penting bagi para pedagang dalam membangun komunitas yang solid sekaligus menciptakan suasana pasar yang lebih harmonis.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dapat memberikan perhatian terhadap berbagai kegiatan yang dilakukan komunitas pedagang ikan Pasar Binaya.

“Kami berharap pemerintah daerah juga dapat melihat dan memberikan perhatian terhadap kegiatan-kegiatan komunitas pedagang. Yang paling penting bagi kami adalah kebersamaan dan persaudaraan antar pedagang tetap terjaga,” harapnya.

Peringatan Maulid tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan suasana religius di lingkungan Pasar Binaya, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Bagi para pedagang, berdagang bukan semata-mata tentang keuntungan. Kejujuran, amanah, saling menghargai dan menjaga persaudaraan menjadi nilai yang turut menentukan keberkahan dalam mencari rezeki.