, MANUSELANEWS.COM

Musda X Golkar Maluku Tengah Jadi Ajang Konsolidasi dan Adu Gagasan Kader

POLITIK

4/10/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS. COM. – Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 Partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus meneguhkan praktik demokrasi yang inklusif dan bermartabat. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026, dengan rangkaian persiapan yang telah dimatangkan sejak jauh hari.

Ketua Panitia Pelaksana, Izaac Sitaniapessy, memastikan seluruh tahapan Musda telah disiapkan secara optimal. Ia menjelaskan bahwa proses pendaftaran bakal calon Ketua DPD Golkar Maluku Tengah akan dibuka pada 17 hingga 18 April, sebagai bentuk komitmen memberikan ruang yang adil bagi kader terbaik untuk berpartisipasi.

“Musda ini adalah forum demokrasi partai. Semua kader memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkompetisi secara sehat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Pengarah, Norma Yunita Peu'uma, menegaskan bahwa Musda X dirancang tidak hanya sebagai ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga sebagai ruang memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan di internal partai.

Sebanyak 18 kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah dipastikan ambil bagian, dengan masing-masing mengirimkan dua peserta. Para peserta dijadwalkan tiba di Hotel Lounussa pada 20 April, sehari sebelum pelaksanaan Musda dimulai.

Seremoni pembukaan akan digelar di Islamic Center Masohi, sementara sidang-sidang Musda berlangsung di Hotel Lounussa. Kehadiran pimpinan Partai Golkar di tingkat daerah dipastikan akan semakin memperkuat legitimasi forum sekaligus membangun semangat kebersamaan antar kader.

Tak hanya itu, organisasi pendiri dan organisasi sayap Partai Golkar juga turut ambil bagian, masing-masing diwakili oleh ketua. Bersama pengurus DPD I dan DPD II yang memiliki hak suara melalui ketua dan sekretaris, jumlah peserta pemilik hak suara diperkirakan mencapai sekitar 50 orang.

Dalam dinamika pencalonan, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat potensial, di antaranya Hasan Alkatiri dan Rusbandi. Selain itu, peluang munculnya figur dari tingkat provinsi seperti Temi Talaohu turut menambah dinamika kompetisi yang diprediksi berlangsung ketat.

Lebih dari sekadar agenda organisasi, Musda X Golkar Maluku Tengah diharapkan menjadi ruang strategis untuk mempertemukan gagasan, mempererat solidaritas kader, serta melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa partai semakin dekat dengan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen pengabdian, Musda ini menjadi harapan baru bagi perjalanan Partai Golkar di Maluku Tengah—bahwa dari proses demokrasi yang sehat akan lahir pemimpin yang kuat, bijak, dan berpihak pada kepentingan rakyat.