, MANUSELANEWS.COM

Muhammadiyah Diharapkan Lahirkan Kader Berintegritas dan Pelopor Perubahan di Maluku Tengah

DAERAH

6/12/20262 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Muhammadiyah diharapkan terus melahirkan kader-kader berintegritas, berkarakter kuat, serta mampu menjadi pelopor perubahan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Maluku Tengah.

Harapan tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Kabupaten Maluku Tengah, Zahlul Iksan, saat mewakili Bupati Maluku Tengah dalam kegiatan kaderisasi Muhammadiyah yang berlangsung di Masohi, Jumat (11/6/2026).

Dalam sambutannya, Zahlul menegaskan bahwa kader Muhammadiyah tidak hanya dituntut memiliki kemampuan intelektual yang baik, tetapi juga harus dibekali dengan kekuatan moral, spiritual, serta komitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, kader Muhammadiyah harus mampu menjaga ideologi perjuangan sekaligus beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Menjadi pribadi yang memiliki nilai karakter dan komitmen untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat merupakan sebuah keharusan. Apalagi di tengah berbagai tantangan zaman saat ini, kader Muhammadiyah harus memiliki ideologi yang kuat serta kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujar Zahlul.

Ia menilai kader berkemajuan adalah kader yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat, membangun kolaborasi, serta menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Karena itu, kegiatan kaderisasi dinilai memiliki peran penting dalam mencetak generasi Muhammadiyah yang siap mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Zahlul berharap proses kaderisasi yang terus dilakukan Muhammadiyah dapat melahirkan generasi muda yang berintegritas, memiliki kecintaan terhadap daerah, serta siap mengemban tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

"Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir kader-kader Muhammadiyah yang berintegritas, cinta daerah, serta siap mengambil peran dalam pembangunan Maluku Tengah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Zahlul juga mengingatkan pesan pendiri Muhammadiyah, Kiai Haji Ahmad Dahlan, yang menurutnya tetap relevan menjadi pedoman perjuangan bagi seluruh kader hingga saat ini.

"Hiduplah Muhammadiyah dan jangan mencari hidup di Muhammadiyah."

Pesan tersebut, kata dia, mengandung makna mendalam tentang pentingnya keikhlasan dalam berjuang dan mengabdi kepada umat tanpa menjadikan organisasi sebagai sarana untuk mengejar kepentingan pribadi.

Ia menambahkan, semangat pengabdian, kolaborasi, dan kepedulian sosial yang ditanamkan melalui kaderisasi harus terus dipelihara agar Muhammadiyah tetap menjadi kekuatan moral yang mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan lahirnya kader-kader yang berkarakter kuat, berjiwa melayani, dan memiliki visi kemajuan, Muhammadiyah diyakini akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Maluku Tengah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.(MN-01).