
, MANUSELANEWS.COM
Meski Jagokan Belanda di Piala Dunia 2026, Haurissa Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Suport Sepak Bola Nasional
OLAHRAGA
6/3/20262 min baca


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Jagokan Tim Nasional Belanda pada ajang Piala Dunia 2026, Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Herry Men Carl Haurissa, mengajak masyarakat untuk tetap menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap sepak bola Indonesia serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Hal itu disampaikan Haurissa saat dimintai tanggapannya terkait euforia Piala Dunia 2026, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, menjadi penggemar klub maupun tim nasional luar negeri merupakan hal yang wajar dalam dunia olahraga. Namun, kecintaan terhadap sepak bola Indonesia harus tetap menjadi prioritas bersama agar perkembangan olahraga nasional semakin maju dan mampu bersaing di level internasional.
"Kita harus memiliki kebanggaan terhadap olahraga nasional dan persepakbolaan Indonesia, baik di tingkat nasional maupun lokal. Ini harus menjadi perhatian bersama agar generasi muda memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi," ujar Haurissa.
Ia menilai kemajuan sepak bola tidak hanya bergantung pada atlet dan pelatih, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah, komunitas olahraga, hingga lembaga pendidikan. Karena itu, pembinaan usia dini dan penyediaan fasilitas olahraga yang memadai harus menjadi perhatian serius.
Menurut Haurissa, investasi di sektor olahraga merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.
"Anak-anak muda kita harus diberikan kesempatan dan fasilitas yang baik agar mereka berani bermimpi menjadi atlet profesional yang mampu mengharumkan nama daerah maupun bangsa di tingkat internasional," katanya.
Politisi yang dikenal dekat dengan kalangan muda itu juga mengajak para penggemar klub maupun tim nasional luar negeri untuk tidak melupakan dukungan terhadap kompetisi lokal dan talenta-talenta sepak bola Indonesia.
"Saya berharap seluruh penggemar klub dan tim internasional tetap menjunjung tinggi serta mencintai persepakbolaan nasional kita. Mari sama-sama kita doakan agar suatu saat Indonesia bisa tampil dan bersaing di panggung sepak bola dunia," ungkapnya.
Selain berbicara soal olahraga, Haurissa mengingatkan masyarakat agar tidak larut dalam fanatisme yang berlebihan selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan tim favorit tidak boleh menjadi alasan munculnya perpecahan maupun konflik di tengah masyarakat.
"Setinggi apa pun semangat kita mendukung tim favorit di Piala Dunia, semangat kebangsaan, kekeluargaan, persatuan, dan keamanan lingkungan harus tetap dijaga bersama. Jangan sampai perbedaan dukungan justru merusak hubungan persaudaraan yang selama ini terjalin baik," tegasnya.
Ia pun mengajak masyarakat Maluku Tengah untuk menjadikan momentum Piala Dunia sebagai sarana mempererat kebersamaan, membangun sportivitas, dan menumbuhkan semangat positif di kalangan generasi muda.
Ketika ditanya mengenai tim yang dijagokannya untuk meraih prestasi di Piala Dunia 2026, Haurissa dengan senyum khasnya menjawab singkat.
"Saya pastikan Belanda," ujarnya sambil tersenyum.
Bagi Haurissa, sepak bola bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan sarana membangun karakter, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap bangsa. Karena itu, ia berharap semangat kompetisi yang ditampilkan dalam Piala Dunia dapat menjadi inspirasi bagi kemajuan sepak bola Indonesia di masa mendatang. (MN-01).
