Merajut Data, Membangun Harapan: Sinergi Pemda–BPS Dorong Masa Depan Ekonomi Maluku Tengah
DAERAH


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Komitmen membangun daerah berbasis data kembali ditegaskan Bupati Kabupaten Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, saat menerima audiensi Badan Pusat Statistik Kabupaten Maluku Tengah di ruang rapat bupati, Kamis (2/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi ini dipimpin langsung oleh Kepala BPS Maluku Tengah, Richard Thenu. Dalam kesempatan tersebut, BPS memaparkan kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi Nasional 2026 (SE2026), sekaligus menegaskan pentingnya penguatan statistik sektoral sebagai fondasi pembangunan daerah.
Richard Thenu menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi momentum strategis untuk memotret secara utuh kondisi perekonomian masyarakat, mulai dari pelaku usaha mikro hingga perusahaan besar. Pendataan lapangan dijadwalkan mulai Mei 2026.
“Sensus Ekonomi ini bukan sekadar pendataan, tetapi upaya bersama untuk melihat potensi, memahami tantangan, dan merancang masa depan ekonomi daerah yang lebih baik,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Zulkarnain menekankan bahwa data memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar angka statistik.
“Di balik setiap data, ada cerita tentang usaha, harapan, dan perjuangan masyarakat kita. Karena itu, data yang akurat menjadi fondasi utama dalam merencanakan pembangunan yang tepat sasaran,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BPS merupakan kunci menghadirkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipercaya.
“Kolaborasi ini penting untuk memastikan arah kebijakan pembangunan kita semakin inklusif, terukur, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Lebih jauh, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyatakan komitmen penuh dalam mendukung seluruh tahapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, termasuk memberikan kemudahan bagi petugas di lapangan.
“Kami ingin memastikan setiap proses pendataan berjalan lancar, karena dari sinilah kita membangun masa depan Maluku Tengah yang lebih sejahtera, berbasis data yang kuat,” tegas Bupati.
Audiensi ini tidak sekadar menjadi pertemuan formal, melainkan simbol kuat sinergi antara pemerintah dan lembaga statistik dalam menghadirkan pembangunan yang lebih manusiawi—berangkat dari data, dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi pijakan penting untuk membuka peluang baru, menguatkan potensi lokal, serta menghadirkan harapan bagi seluruh masyarakat Maluku Tengah. (MN-01).

