Menjembatani Asa dari Teluk Dalam: Langkah Nyata Bang Ozan Buka Akses dan Harapan Warga Seram Utara
DAERAH


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Semangat membangun dari pinggiran kembali ditunjukkan Bupati Kabupaten Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, yang akrab disapa Bang Ozan.
Ia turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Ferry Teluk Dalam yang akan menghubungkan Negeri Paa, Kecamatan Seram Utara Barat, dengan Negeri Besi/Ollong di Kecamatan Seram Utara. Jumat (3/4).
Di tengah hamparan pesisir yang masih alami, kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Kehadiran orang nomor satu di Maluku Tengah tersebut menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses transportasi dan konektivitas antarwilayah.
Dengan langkah pasti, Bang Ozan menegaskan bahwa pembangunan pelabuhan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan perubahan nyata, terutama bagi wilayah-wilayah yang masih terisolasi.
“Pembangunan pelabuhan ini adalah langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah serta memperkuat konektivitas, khususnya di jalur lintas Seram Utara dan sekitarnya,” ujarnya.
Bagi masyarakat setempat, rencana pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Ferry Teluk Dalam bukan sekadar proyek infrastruktur. Lebih dari itu, ia menjadi simbol harapan akan kehidupan yang lebih layak. Selama ini, keterbatasan akses seringkali menjadi hambatan utama dalam menjalankan aktivitas ekonomi, mengakses pendidikan, hingga memperoleh layanan kesehatan.
Kehadiran pelabuhan ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan, mempermudah mobilitas warga, serta memperlancar distribusi barang dan jasa. Tak hanya itu, pelabuhan ini juga diyakini akan menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan Seram Utara.
Di balik rencana pembangunan fisik tersebut, tersimpan harapan besar masyarakat: terbukanya akses pendidikan yang lebih mudah bagi anak-anak, percepatan layanan kesehatan, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat pesisir.
Langkah yang dimulai dari Teluk Dalam hari itu menjadi penanda bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan keadilan, membuka peluang, dan menyalakan harapan bagi seluruh masyarakat Maluku Tengah. (MN-01).

