
, MANUSELANEWS.COM
Malam Minggu di Masohi Kini Punya Ruang Kreatif Anak Muda
DAERAH
8/23/20262 min baca


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Malam Minggu di Kota Masohi kini memiliki ruang baru bagi generasi muda untuk berkarya, berekspresi dan menunjukkan potensi mereka. Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga meluncurkan Pentas Seni Karya Muda Maluku Tengah, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang terbuka bagi anak-anak muda untuk menampilkan berbagai karya dan bakat sekaligus menjadi tempat perjumpaan yang positif bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tengah mengatakan, kehadiran pentas seni tersebut berangkat dari kebutuhan untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada generasi muda dalam menyalurkan kreativitas.
“Anak muda tidak cukup hanya kita minta untuk berkarya. Kita juga harus menyediakan ruang agar mereka bisa tampil, didengar, diapresiasi dan berkembang. Pentas ini kita hadirkan untuk itu,” ujarnya.
Menurutnya, potensi anak muda di Maluku Tengah sangat besar, namun sebagian masih membutuhkan ruang dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan. Karena itu, Pentas Seni Karya Muda diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem kreativitas yang lebih berkelanjutan.
“Kami ingin malam Minggu di Masohi bukan hanya menjadi waktu untuk berkumpul, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan bahwa mereka punya karya, punya bakat dan punya sesuatu yang bisa dibanggakan,” katanya.
Pentas Seni Karya Muda Maluku Tengah direncanakan berlangsung setiap malam Minggu. Berbagai bentuk kreativitas anak muda dapat ditampilkan melalui panggung tersebut, mulai dari musik, tari, pertunjukan seni hingga karya kreatif lainnya.
Selain menjadi ruang ekspresi, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempertemukan anak-anak muda dari berbagai komunitas sehingga terbuka peluang untuk membangun jejaring dan kolaborasi.
Kadis menambahkan, pemerintah tidak ingin kreativitas generasi muda hanya berhenti sebagai kegiatan sesaat. Karena itu, keberlanjutan program menjadi salah satu perhatian agar ruang yang telah dibangun dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan.
“Panggung ini bukan milik pemerintah, tetapi milik anak-anak muda Maluku Tengah. Pemerintah hanya membuka ruang dan memberikan dukungan. Selebihnya, bagaimana ruang ini dihidupkan, dikembangkan dan melahirkan karya-karya baru, itu menjadi bagian dari kreativitas mereka,” jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan apresiasi dan dukungan dengan menghadiri setiap pelaksanaan Pentas Seni Karya Muda. Dukungan masyarakat dinilai penting agar para pelaku seni muda memiliki kepercayaan diri untuk terus berkarya.
Dengan hadirnya Pentas Seni Karya Muda, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah berharap Kota Masohi memiliki ruang kreatif yang dapat tumbuh bersama generasi mudanya.
Malam Minggu di Masohi pun diharapkan bukan sekadar menjadi waktu untuk bersantai, tetapi menjadi ruang untuk bertemu, berkarya dan merayakan kreativitas anak muda Maluku Tengah.
