, MANUSELANEWS.COM

Ketua PGRI Malteng: Kekuatan Organisasi Harus Dibangun dari Tingkat Ranting

DAERAHPENDIDIKAN

10/3/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Maluku Tengah, Syachrir Sidik, S.Pd., M.Pd., mendorong pengurus PGRI Cabang Kecamatan Amahai yang baru dilantik untuk segera memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat ranting. Hal itu disampaikan Syachrir dalam kegiatan pelantikan pengurus PGRI Cabang Amahai, Sabtu (3/10/2026).

Syachrir menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan baik, sekaligus memastikan pembentukan kepengurusan PGRI di tingkat ranting dapat terlaksana, khususnya menjelang akhir 2026.

Menurutnya, kekuatan dan soliditas PGRI tidak hanya dibangun melalui hubungan antarguru dan tenaga kependidikan, tetapi juga melalui wadah organisasi yang mampu menyatukan seluruh anggota. Karena itu, setelah kepengurusan tingkat cabang terbentuk, konsolidasi perlu dilanjutkan hingga tingkat ranting.

Ia menjelaskan, keberadaan ranting juga memiliki peran penting dalam proses regenerasi organisasi. Pada pelaksanaan Konferensi Cabang Kecamatan pada 2030 mendatang, anggota yang berada dalam kepengurusan ranting akan memiliki hak suara dalam proses pemilihan kepengurusan baru.

Selain itu, Syachrir menekankan pentingnya peran perempuan dalam organisasi PGRI.

Menurutnya, keberadaan Bunda Guru memiliki peranan yang tidak kalah penting dengan pengurus harian, terutama melihat dinamika tenaga pendidik di sekolah yang saat ini semakin banyak didominasi oleh guru perempuan.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Amahai, Jonathan Sapulette, mengatakan jabatan yang dipercayakan kepada dirinya dan jajaran pengurus bukanlah sebuah kemuliaan, melainkan amanah untuk mengabdi, memperjuangkan solidaritas, serta menjaga martabat profesi guru di wilayah Amahai.

Jonathan menegaskan, kepengurusan baru PGRI Cabang Amahai akan berfokus pada tiga hal utama, yakni memperkuat solidaritas dan kebersamaan, meningkatkan kualitas serta profesionalisme guru, dan membangun kemitraan strategis.

Ia juga menyatakan kesiapan PGRI Amahai untuk bersinergi dengan pengurus PGRI Kabupaten, pemerintah kecamatan, Forkopimcam, serta seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan iklim pendidikan yang kondusif.