
, MANUSELANEWS.COM
Kemenag Maluku Tengah Apresiasi Perjuangan Masyarakat Tamilouw Menuju Penegerian Madrasah
DAERAH
8/26/20262 min baca


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Perjuangan masyarakat Negeri Tamilouw untuk mendorong penegerian Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Hilaal Tamilouw memasuki babak penting. Penyerahan sertifikat tanah kedua madrasah kepada Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat proses penegerian yang selama ini diperjuangkan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Negeri Tamilouw, Rabu (26/8/2026), tersebut turut dirangkai dengan kegiatan Parenting Madrasah yang melibatkan pihak madrasah, orang tua, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan pendidikan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah, H. Abd. Gani Wael, S.Ag., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan yayasan, Pemerintah Negeri Tamilouw, tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, serta seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam mempertahankan dan mengembangkan keberadaan MI dan MTs Al Hilaal Tamilouw.
Menurutnya, dukungan dan perjuangan bersama tersebut menjadi modal penting dalam mendorong kedua lembaga pendidikan itu memperoleh status negeri.
Gani menjelaskan, proses penegerian MI dan MTs Al Hilaal Tamilouw saat ini telah berjalan di Kementerian Agama. Bahkan, rekomendasi dari tingkat provinsi telah tersedia sebagai salah satu dokumen pendukung dalam tahapan menuju penegerian.
“Proses penegerian kedua madrasah ini sudah berjalan di Kementerian Agama. Rekomendasi dari tingkat provinsi juga sudah tersedia,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyerahan sertifikat tanah menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Legalitas kepemilikan dan kepastian status lahan merupakan salah satu aspek yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan administrasi penegerian madrasah.
Karena itu, penyerahan sertifikat tanah tidak sekadar menjadi kegiatan administratif, tetapi juga menjadi simbol dari keseriusan dan komitmen masyarakat Tamilouw dalam memperjuangkan masa depan pendidikan generasi mereka.
Selain penyerahan sertifikat tanah, kegiatan tersebut juga diisi dengan Parenting Madrasah. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan peserta didik.
Pendidikan, kata Gani, tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan. Peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter, akhlak, kedisiplinan, serta kepribadian anak.
Karena itu, hubungan yang harmonis antara orang tua dan pihak madrasah perlu terus dibangun agar proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai moral peserta didik.
Momentum tersebut sekaligus memperkuat kembali semangat perjuangan penegerian madrasah yang sebelumnya telah disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dukungan terhadap pengembangan pendidikan di wilayah tersebut juga datang dari Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan Maluku, Alimudin Kolatlena, yang turut memberikan perhatian terhadap pengembangan pendidikan masyarakat Tamilouw.
Kepedulian terhadap pendidikan juga diwujudkan melalui penyerahan bantuan sembako kepada siswa kurang mampu yang diserahkan melalui orang tua masing-masing.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan peserta didik. Dukungan semacam ini dinilai penting untuk memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi hambatan bagi anak-anak dalam memperoleh pendidikan.
Bagi masyarakat Tamilouw, pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan generasi dan masa depan negeri. Karena itu, perjuangan untuk meningkatkan status dan kualitas lembaga pendidikan terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
Penyerahan sertifikat tanah MI dan MTs Al Hilaal Tamilouw akhirnya menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan panjang tersebut. Dengan semakin lengkapnya aspek legalitas dan dukungan dari berbagai pihak, masyarakat berharap proses penegerian kedua madrasah dapat segera terealisasi.
Penegerian MI dan MTs Al Hilaal Tamilouw diharapkan tidak hanya memberikan kepastian kelembagaan, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi peningkatan kualitas pendidikan, sarana dan prasarana, serta pelayanan pendidikan dan keagamaan bagi masyarakat Tamilouw.
Perjuangan masyarakat yang telah berlangsung panjang kini memasuki babak baru: dari perjuangan mempertahankan madrasah, menuju upaya menghadirkan lembaga pendidikan negeri yang lebih kuat, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan generasi Tamilouw di masa depan.
