
, MANUSELANEWS.COM
Kakanwil Kemenag Maluku Apresiasi Inovasi MIT Nurul Falah
PENDIDIKAN
4/28/20261 min baca


MASOHI, MANUSELANEWS.COM.– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku, H. Yamin, memberikan apresiasi terhadap terobosan inovasi yang dikembangkan MIT Nurul Falah dalam penguatan sektor pendidikan.
Apresiasi tersebut disampaikan usai dirinya menjadi narasumber dalam diskusi inovasi kependidikan yang digelar di Hotel Lelemuku, Masohi, Selasa (28/4/2026).
Dalam forum tersebut, Yamin menilai langkah yang dilakukan MIT Nurul Falah merupakan bagian penting dari upaya mencerdaskan anak bangsa melalui pendekatan pendidikan yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Ini kegiatan yang sangat baik. Tujuan kita adalah mencerdaskan anak bangsa dengan berbagai cara, salah satunya melalui inovasi pendidikan. Dukungan dari tim inovasi yang melibatkan semua unsur sangat penting,” ujarnya.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam menyiapkan generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, peserta didik tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi, berkreasi, dan mengaktualisasikan diri.
“Peningkatan SDM sangat penting agar anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri mereka di masa depan,” tambahnya.
Yamin berharap, model inovasi pendidikan yang diterapkan SDS Nurul Falah dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain di Maluku. Ia juga mendorong agar konsep tersebut direplikasi sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan daerah.
“Model seperti Nurul Falah ini bisa menjadi contoh. Kita tidak perlu selalu melihat ke luar daerah, karena di Maluku sendiri ada praktik baik yang bisa dikembangkan bersama,” tegasnya.
Diskusi inovasi kependidikan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kualitas pendidikan di daerah. Diharapkan, semangat kolaboratif ini mampu melahirkan generasi Maluku yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (MN-02).
