
, MANUSELANEWS.COM
Jelang Musda, Klaim Dukungan Golkar Maluku Tengah Dipersoalkan Sejumlah PK
DAERAH
4/20/20261 min baca


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah semakin memanas menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).
Saling klaim dukungan antar bakal calon Ketua DPD kini mulai dipersoalkan, terutama terkait keabsahan rekomendasi dari tingkat Pimpinan Kecamatan (PK).
Sejumlah pengurus PK Partai Golkar secara terbuka membantah telah memberikan dukungan kepada bakal calon Ketua DPD, Hasan Alkatiri. Bantahan tersebut datang dari PK Kecamatan Telutih, Tehoru, dan Seram Utara Timur Kobi.
Pernyataan itu disampaikan para pengurus usai mendampingi Rusbani Silawane saat mendaftar sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tengah, Minggu (19/4/2026).
Sebelumnya, tim Hasan Alkatiri mengklaim telah mengantongi 13 rekomendasi dukungan, termasuk dari tiga kecamatan tersebut. Namun, klaim itu dibantah oleh pengurus setempat yang menilai proses pemberian rekomendasi tidak sesuai mekanisme organisasi.
Sekretaris PK Partai Golkar Kecamatan Telutih, Stevi Solaulu, menegaskan bahwa dukungan resmi harus diputuskan melalui rapat pleno yang melibatkan seluruh struktur kepengurusan.
“Pleno yang dilaksanakan kemarin itu tanpa sepengetahuan sekretaris. Walaupun ketua melakukan pleno, tetapi tanpa melibatkan kami, itu tidak sesuai mekanisme,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Tehoru, Said Silawane. Ia mengaku tidak pernah diundang dalam rapat pleno yang disebut-sebut menghasilkan dukungan kepada Hasan Alkatiri.
“Saya sudah mencoba menghubungi ketua hingga 10 kali terkait persiapan Musda, namun tidak mendapat kejelasan. Tiba-tiba kami dengar sudah ada rekomendasi yang diberikan,” ungkapnya.
Menurut Said, sesuai aturan partai, pleno harus melibatkan seluruh unsur pengurus, termasuk sekretaris dan jajaran lainnya. Karena itu, pihaknya kemudian menggelar pleno ulang dengan struktur yang sah berdasarkan SK DPD, yang hasilnya memutuskan dukungan kepada Rusbani Silawane.
Sementara itu, Ketua PK Partai Golkar Seram Utara Timur Kobi, Saiful Dahlun, memastikan bahwa dukungan dari wilayahnya juga telah diberikan secara resmi kepada Rusbani.
“Kami mendukung Rusbani melalui proses yang melibatkan pengurus. Rekomendasi itu sah. Saya tidak mengetahui adanya dukungan kepada kandidat lain,” tegasnya.
Perbedaan klaim dukungan ini dipastikan akan menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan Musda. Panitia dan steering committee diharapkan dapat melakukan verifikasi secara ketat terhadap seluruh rekomendasi yang diajukan para kandidat.
Musda Golkar Maluku Tengah kali ini pun diprediksi berlangsung dinamis, dengan isu validitas dukungan menjadi salah satu faktor penentu dalam pemilihan Ketua DPD ke depan. (MN-01).
