, MANUSELANEWS.COM

Hadiri FGD Renstra FK Unpatti, Rakib Sahubawa Tekankan Sinergi Pembangunan Berkelanjutan

DAERAH

7/31/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) Tahun 2026–2030 di Ambon, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan arah kebijakan dan strategi pengembangan Fakultas Kedokteran Unpatti untuk lima tahun ke depan. Selain itu, forum ini menjadi wadah memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, khususnya di bidang kesehatan.

FGD juga difokuskan pada penyelarasan program kerja Fakultas Kedokteran Unpatti dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas yang berorientasi pada karakteristik wilayah laut kepulauan serta berbasis Pola Ilmiah Pokok. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan pendidikan kedokteran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Maluku yang memiliki tantangan geografis sebagai daerah kepulauan.

Dalam kesempatan tersebut, Rakib Sahubawa menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, dan media merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Rakib.

Menurutnya, sinergi yang terbangun melalui penyusunan Renstra ini akan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, lanjut Rakib, mendukung berbagai langkah strategis yang dilakukan Universitas Pattimura dalam meningkatkan mutu pendidikan kedokteran serta mencetak tenaga kesehatan yang profesional, adaptif, dan memiliki komitmen mengabdi di wilayah kepulauan.

Ia berharap Renstra Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Tahun 2026–2030 dapat menjadi pedoman yang terukur dan responsif dalam menjawab tantangan pembangunan kesehatan di Maluku, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. (MN-01).