
MANUSELANEWS.COM
Gani Wael: Khitanan Massal dan Berbagi Bingkisan Jadi Wujud Kepedulian terhadap Sesama
DAERAH
10/24/20262 min baca


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan khitanan massal dan pembagian bingkisan kepada ibu-ibu janda serta kaum dhuafa yang berlangsung di Gedung Islamic Centre, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Santri Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-69 Kota Masohi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah, Gani Wael, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda yang telah dirancang bersama melalui kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, rangkaian kegiatan yang panjang membutuhkan komitmen, kesabaran, dan kerja sama agar seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik hingga akhir.
“Kalau kita hitung satu demi satu, kegiatan ini sangat panjang ceritanya. Namun, intinya, insyaallah semuanya akan berakhir pada waktunya dengan senyuman manis,” ungkap Gani Wael dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan berbagai kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, dan Sekretaris Daerah Maluku Tengah, Rakib Sahubawa.
Dukungan dan arahan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan yang melibatkan Kementerian Agama, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Maluku Tengah, panitia HUT Kota Masohi, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Gani menegaskan, kontribusi Baznas sangat berarti dalam mendukung kegiatan sosial, mulai dari pembagian sembako hingga pelaksanaan khitanan massal.
Melalui kegiatan tersebut, bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga penerima manfaat.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan sosial dan keagamaan tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi yang kuat.
Ketika pemerintah, ulama, organisasi keagamaan, dan masyarakat berjalan bersama, berbagai program yang menyentuh kepentingan umat akan lebih mudah diwujudkan. Semangat kebersamaan inilah yang perlu terus dipelihara dalam membangun kehidupan masyarakat Maluku Tengah yang harmonis dan penuh kepedulian.
Lebih lanjut, Gani menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan akan berlanjut dengan sejumlah agenda, termasuk pelantikan PCNU Kabupaten Maluku Tengah, peletakan batu pertama pembangunan sekretariat PCNU, serta rencana pelaksanaan istighosah akbar yang diharapkan menghadirkan ulama nasional. Seluruh agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan keagamaan, silaturahmi, dan persatuan masyarakat.
Menutup sambutannya, Gani mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kolaborasi dan mendoakan semua orang yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap setiap tenaga, waktu, dan bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan serta mendatangkan rahmat dan keberkahan bagi semua pihak.
“Jika ulama, umara, dan masyarakat disatukan dalam sebuah komponen yang kuat untuk mengurus kemaslahatan umat, maka kemudahan-kemudahan akan datang dengan izin Allah SWT,” pesannya.
Melalui khitanan massal dan pembagian bingkisan kepada ibu-ibu janda serta kaum dhuafa, rangkaian kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menghadirkan makna nyata tentang pentingnya berbagi, memperkuat solidaritas sosial, dan merawat kebersamaan.
Semangat inilah yang diharapkan terus tumbuh di Maluku Tengah, sehingga peringatan Hari Santri dan HUT Kota Masohi menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
