MANUSELANEWS.COM

Dukung Swasembada Pangan, Maluku Tengah Terima 20 Unit Mesin Tanam Padi

DAERAH

11/3/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM.–Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mulai mendistribusikan 20 unit alat mesin pertanian (alsintan) jenis transplanter atau mesin tanam padi untuk mendukung peningkatan produksi pertanian dan menjaga swasembada pangan daerah. Selasa (3/11/2026)

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Maluku Tengah, Arsad Slamat, mengatakan bantuan tersebut diperuntukkan bagi kawasan sentra produksi padi. Kehadiran mesin transplanter diharapkan dapat membantu petani mempercepat proses penanaman sekaligus menekan biaya operasional.

Menurut Arsad, penggunaan mesin transplanter memberikan keuntungan dari sisi efisiensi anggaran. Jika penanaman secara manual membutuhkan biaya tenaga kerja sekitar Rp2 juta per hektare, penggunaan mesin jauh lebih hemat karena petani hanya perlu menyiapkan bahan bakar untuk operasional alat.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah memberikan kemudahan kepada petani agar dapat meningkatkan produktivitas dan memperluas areal tanam. Dengan demikian, target peningkatan produksi beras dan swasembada pangan di Maluku Tengah dapat terus diperkuat.

Sebanyak 20 unit transplanter dialokasikan untuk sejumlah kawasan sentra produksi padi, yakni Kecamatan Seram Utara Timur Seti, Seram Utara Timur Kobi, Seram Utara Barat di wilayah Pasanea, serta Kecamatan Seram Utara di kawasan SP 5 Huaulu. Proses pendistribusian bantuan tersebut juga sudah mulai dilakukan.

Arsad menyampaikan, bantuan alsintan ini merupakan hasil upaya dan koordinasi Bupati Maluku Tengah bersama pemerintah daerah dengan Kementerian Pertanian. Menurutnya, koordinasi tersebut turut membuka peluang bagi Maluku Tengah untuk memperoleh alokasi bantuan alsintan yang lebih besar dibandingkan sejumlah kabupaten/kota lainnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah masih menunggu pengiriman sejumlah peralatan pertanian lainnya yang saat ini sedang dalam proses. Dengan dukungan alsintan yang semakin memadai, diharapkan petani Maluku Tengah semakin terbantu, biaya produksi lebih efisien, luas tambah tanam meningkat, dan produksi pangan daerah semakin kuat.