, MANUSELANEWS.COM

Dari Beinusa Amalatu hingga Louhatta Amalatu, Franky Loupatty: Aspirasi adalah Amanah

DAERAHPOLITIK

9/13/20262 min baca

AMBON, MANUSELANEWS.COM. – Bagi Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Frans Anthon Loupatty, atau yang akrab disapa Franky Loupatty, hadir di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan kewajiban politik. Baginya, setiap kebutuhan dan aspirasi masyarakat merupakan amanah yang harus didengar dan diperjuangkan.

Pesan itu disampaikan Loupatty saat melaksanakan kegiatan pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil bagi masyarakat di Negeri Tuhaha dan Negeri Siri Sori Amalatu, Kecamatan Saparua Timur.

Pelayanan tersebut menyasar kebutuhan masyarakat terhadap dokumen administrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang sah dan lengkap.

Menurut Loupatty, dokumen kependudukan bukan sekadar urusan administratif. Di balik kepemilikan KTP, kartu keluarga, akta kelahiran maupun dokumen pencatatan sipil lainnya, terdapat hak masyarakat untuk memperoleh identitas serta mengakses berbagai pelayanan dasar negara.

“Beta seng datang membawa janji. Beta datang membawa kepedulian, mendengar kebutuhan, dan berusaha menghadirkan solusi,” ujar Loupatty.

Ia mengatakan, kegiatan pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga di wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan jarak dan akses terhadap pusat pelayanan pemerintahan.

Dari Beinusa Amalatu hingga Louhatta Amalatu, Loupatty menegaskan, keterlibatannya bersama masyarakat tidak boleh berhenti pada momentum politik. Aspirasi yang disampaikan masyarakat harus menjadi tanggung jawab yang terus dikawal.

“Karena Lease bukan hanya tempat beta berasal. Lease adalah rumah, Lease adalah basudara, dan Lease adalah tanggung jawab yang harus beta jaga,” tegasnya.

Pelayanan Dekat dengan Masyarakat

Dalam kegiatan tersebut, Negeri Siri Sori Amalatu menjadi titik pelayanan bagi masyarakat Jazirah Tenggara, sementara Negeri Tuhaha menjadi titik pelayanan bagi masyarakat Hatawano.

Pola pelayanan seperti ini dinilai penting untuk mendekatkan akses administrasi kependudukan kepada masyarakat, terutama di wilayah kepulauan yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri.

Bagi Loupatty, pelayanan publik harus hadir menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. Politik, menurutnya, tidak seharusnya hanya hadir ketika masyarakat dibutuhkan untuk menentukan pilihan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan pendampingan dan solusi.

Sebagai anggota DPRD Maluku Tengah dari Dapil VI yang meliputi Saparua, Saparua Timur, Nusalaut dan Pulau Haruku, Loupatty selama ini membawa sejumlah persoalan masyarakat kepulauan ke ruang kebijakan. 

Karena itu, kegiatan pelayanan administrasi kependudukan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan pelayanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga hubungan langsung antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya.

Bagi masyarakat Lease, pesan yang dibawa Loupatty sederhana: aspirasi tidak boleh berhenti sebagai suara yang didengar, tetapi harus dikawal agar berujung pada pelayanan dan kerja nyata.